Showing posts with label Wanita. Show all posts
Showing posts with label Wanita. Show all posts

Tuesday, July 10, 2012

Tanda-Tanda Melahirkan

Tanda-tanda melahirkan sangat perlu untuk diketahui bagi para ibu hamil. Apalagi para ibu yang usia kandungannya sudah memasuki bulannya. Maka itu kita harus mengetahui tanda-tanda melahirkan supaya kita dapat mengantisipasi sebelum terjadi yang tidak diinginkan.

Tanda-tanda melahirkan merupakan isyarat bahwa proses melahirkan sudah hampir terjadi, dengan demikian kita harus cepat-cepat ke rumah sakit persalinan untuk ditangani oleh dokter maupun bidan.

Pada umumnya, pada saat ibu ingin melahirkan ditandai dengan kontraksi atau terjadi kejang di bagian perut. Kontraksi ini disertai dengan sakit dipinggang dan paha serta rasa mulas. Kontraksi akan muncul dan hilang secara teratur dengan frekuensi makin lama makin meningkat. Intensitas kontraksi merupakan istilah yang menunjukkan ukuran membukanya jalan lahir, yang diukur dengan jari atau centimeter. Pembukaan jalan lahir ini mulai dari pembukaan 1 sampai pembukaan 10.

Berikut ini beberapa tanda-tanda melahirkan yang pada umumnya dialami para ibu hamil.
  • Terjadinya kontraksi secara terus menerus hingga bayi lahir yang disertai dengan rasa sakit, kejang atau nyeri yang semakin lama semakin meningkat. Rasa sakit yang dirasakan dimulai dari bagian atas rahim hingga bagian bawah tulang kemaluan. Dan biasanya kontraksi ini akan hilang dan datang lagi secara teratur. Jika kontraksi terjadi setiap kisaran 5 menit, itu berarti kalau bayi dalam perut siap untuk dilahirkan.
  • Dibagian kemaluan akan mengeluarkan lendir dan darah yang diakibatkan dorongan bayi pada saat kontraksi yang membuka mulut rahim.
  • Dengan terjadi dorongan pada saat kontraksi mengakibatkan pula ketuban pecah dan mengeluarkan cairan jernih, putih kekuningan dalam jumlah banyak. Tapi perlu anda ketahui bahwa tentang adanya kontraksi palsu, yang bukan merupakan pertanda akan melahirkan. Kontraksi palsu ini biasanya bertujuan untuk menyiapkan mulut lahir untuk membesar dan meningkatkan aliran darah di dalam plasenta (ari-ari).

Itulah tadi beberapa tanda-tanda melahirkan secara umum. Semoga info yang kami berikan dapat memberikan masukan atau solusi bagi ibu hamil yang melahirkan buah hatinya. Tak ketinggalan, mungkin ada baiknya anda juga membaca artikel ini tentang diabetes melitus.

Friday, April 27, 2012

Kista Ovarium

Info kesehatan kali ini masih membahas mengenai penyakit kista. Tapi kali ini kita akan membahas mengenai kista ovarium.

Kista ovarium adalah kantung kecil berisi cairan yang berkembang dalam ovarium (indung telur) wanita. Kebanyakan kista tidak berbahaya namun beberapa dapat menimbulkan masalah, muali dari nyeri haid, kista pecah, pendarahan, hingga penyakit serius, seperti: terlilit batang ovarium, ganguan kehamilan, infertilasi, hingga kanker endometrium.

Adapun jenis - jenis kista ovarium adalah sebagai berikut:
  1. Kista corpus leteum, jenis ini adalah yang paling umum terjadi, biasanya tidak ada gejala dan dapat berukuran dengan diameter 2-6 cm. Pada saat telur keluar dari ovarium ke rahim, maka folikel dapat terkunci dan terisi darah atau cairan. inilah penyebab terbentuknya kista ini. Jika ukuranya membesar dan menyebabkan batang ovarium terlilit, dapat menimbulkan rasa sakit yang luar biasa, dan memerlukan tindakan operasi
  2. Kista hemorhagic yaitu timbulnya pendarahan pada kista fungsional, gejalanya adalah perut terasa kram
  3. Kista endometrium, jenis ini terjadi ketika jaringan lapisan rahim hadir dalam ovarium wanita. Biasanya berisi darah kecoklatan, dan ukuranya berkisar antara 2 -20 cm. Karakteristiknya menyerang wanita usia reproduksi, menimbulkan sakit nyeri haid yang luar biasa dan mengganggu kesuburan.
  4. Kistadenoma yaitu bila tumor terbentuk dari jaringan ovarium, tumor jenis ini biasanya berisi cairan dan dapat berukuran sangat besar, bahkan hingga 30 cm atau lebih diameternya
  5. Polycystic-appearing ovary yaitu suatu kondisi dimana kista - kista kecil terbentuk disekeliling luar ovarium. Kondisi ini bisa terjadi pada wanita normal, maupun pada wanita yang mengalami gangguan hormon endokrin.
  6. Sindrom polisistik ovari adalah kondisi dimana ditemukan banyak kista ovarium. Hal ini terjadi karena ovarium memproduksi hormon androgen secara berlebihan, dan hal ini bisa terjadi karena genetik (keturunan)

Penyebab kista ovarium dan beberapa faktor resiko berkembangnya ovarium adalah wanita yang biasanya memiliki:
  • Riwayat kista ovarium terdahulu
  • Siklus haid tidak teratur
  • Perut buncit
  • Menstruasi di usia dini (11 tahun atau lebih muda)
  • Sulit hamil
  • Penderita Hipotiroid
  • Penderita kanker payudara yang pernah menjalani kemoterapi.

Kista ovarium biasanya tidak menimbulkan gejala dan tidak sengaja terdeteksi melalui USG saat pemeriksaan rutin kandungan. Namun beberapa orang dapat mengalami gejala ini:
  • Kram perut bawah atau nyeri panggul yang timbul tenggelam tiba - tiba menusuk
  • Siklus haid tidak teratur
  • Perut bawah sering terasa penuh dan tertekan
  • Nyeri haid yang luar biasa, bahkan terasa hingga pinggang belakang
  • Nyeri panggul setelah olah raga intensif atau senggama
  • Sakit atau tekanan yang menyertai saat berkemih atau BAB
  • Mual dan Muntah
  • Rasa nyeri atau keluarnya flek darah dari vagina.

Studi menemukan bahwa pengguna kontrasepsi oral (pil KB) dapat menurunkan resiko terkena kista ovarium, karena mencegah ovarium memprosuksi telur.

Terima kasih sudah berkunjung di blog kami, mudah-mudahan memberikan pengetahuan dan solusi bagi kesehatan kita semua. Anda juga bisa mendapatkan info-info lainnya mengenai kesehatan salah satunya manfaat air kelapa dan artikel-artikel lainnya yang mungkin bisa memberikan pengetahuan.

Monday, April 23, 2012

Cara Menghilangkan Keputihan

Bagaimana cara menghilangkan keputihan? Inilah masalah yang sering menjadi pertanyaan bagi kaum wanita karena bau yang tak sedap yang dikeluarkan membuat menjadi jadi tidak merasa nyaman. Untuk menghilangkan keputihan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Tetapi apakah cara yang kita lakukan dalam menghilangkan keputihan tersebut sudah tepat atau malah sebaliknya? Nah, Info Kesehatan kali ini akan membahas bagaimana cara menghilangkan keputihan.

Keputihan adalah salah satu gangguan reproduksi pada wanita, dengan ditandai keluarnya cairan dari vagina secara berlebihan dan pada dasarnya wanita paling sering mengalami yang namanya keputihan. Adapun Info kesehatan kali ini memberikan beberapa caranya bagaimana menghilangkan keputihan, tentunya dengan cara yang khusus yaitu menggunakan bahan herbal.

Berikut ini tumbuhan obat yang dipakai untuk menghilangkan keputihan:
  • Menghilangkan keputihan dengan daun sirih khasiatnya dapat menghilangkan gatal, anti radang, anti infeksi.
  • Menghilangkan keputihan dengan sambiloto dapat menghilang bengkak, menghilangkan panas, dan juga anti radang.
  • Menghilangkan keputihan dengan kunyit khasiatnya anti radang dan anti bakteri.
  • Menghilangkan keputihan dengan kulit delima gunanya sebagai astringent atau pengelat yang dapat mengurangi sekresi cairan.
  • Menghilangkan keputihan dengan rumput mutiara berkhasiat anti radang dan anti kanker.
  • Menghilangkan keputihan dengan tumbuhan Leunca berguna untuk menghilangkan gatal, peluruh kemih, menghilangkan panas juga anti radang dan anti kanker.
  • Menghilangkan keputihan dengan Bunga Jengger Ayam berfungsi menghilangkan keputihan, peluruh kemih, pengelat dan juga anti radang.
Adapun resep herbal dalam menghilangkan keputihan pada wanita:

Resep 1. (Pemakaian luar)
10-15 lembar daun sirih + 30 gram daun jambu biji, dicuci bersihlalu direbus dengan 2 liter air hingga tersisa 1 liter, disaring, hangat-hangat kuku digunakan untuk mencuci vagina. Lakukan secara teratur.

Resep 2. (Pemakaian dalam)
20 gram kunyit (dipotong-potong)+ 10 gram sambiloto kering + 15 gram kulit delima kering, dicuci bersih semuanya, lalu direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari (dapat ditambahkan gula aren atau madu). Lakukan secara teratur.

Nah itulah tadi beberapa cara yang kami berikan dalam menghilangkan keputihan. Info tentang penyebab asam urat bisa anda dapatkan di blog ini. Semoga informasi yang diberikan oleh Info Kesehatan menemukan jalan solusi bagi kita semua.

Thursday, April 12, 2012

Keputihan Pada Wanita

Keputihan Pada Wanita - Istilah keputihan acap kali digunakan sebagai referensi umum untuk sekresi vaginal, baik yang normal maupun abnormal. Karena tidak ada istilah lain dalam bahasa Indonesia yang umum dipakai untuk sekresi vaginal. Hal ini menimbulkan kerancuan di masyarakat.

Keputihan atau Fluor Albus sebenarnya merupakan sekresi vaginal abnormal pada wanita. Keputihan yang disebabkan oleh infeksi biasanya disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir vagina bagian luar. Yang sering menimbulkan keputihan ini antara lain bakteri, virus, jamur, atau juga parasit. Infeksi ini dapat menjalar dan menimbulkan paradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa pedih saat penderita buang air kecil.

Salah satu jenis keputihan adalah Keputihan Patologis, yang merupakan keputihan yang tidak normal yang terjadi karena infeksi pada vagina, adanya benda asing pada vagina atau karena keganasan. Infeksi bisa sebagai akibat dari virus, bakteri, jamur, dan parasit bersel satu Trichomonas vaginalis. Dapat pula disebabkan oleh iritasi karena berbagai sebab seperti iritasi akibat bahan pembersih vagina, iritasi saat berhubungan seksual, penggunaan tampon, dan alat kontrasepsi. Infeksi virus, bakteri, dan parasit bersel satu umumnya didapatkan saat melakukan aktivitas seksual.

Keputihan berasal dari Vulva, Vagina, Servik uteri, korpus uteri dan Tuba, Adapun gejala keputihan sebagai berikut: 

  1. Keluarnya cairan berwarnah putih kekuningan atau putih berbau dari saluran vagina. Cairan ini dapat encer atau kental dan kadang-kadang berbusa. Mungkin gejala ini merupakan proses normal sebelum atau sesudah haid pada wanita tertentu. 
  2. Pada penderita tertentu, terdapat rasa gatal yang menyertai (biasanya keputihan yang normal tidak disertai dengan rasa gatal. Keputihan juga dapat dialami oleh wanita yang terlalu lelah atau yang daya tahan tubuhnya lemah. Sebagian besar cairan tersebut berasal dari leher rahim, walaupun ada yang berasal dari vagina yang terinfeksi atau alat kelamin luar) 
  3. Pada bayi perempuan yang baru lahir, dalam waktu satu hingga sepuluh hari dari vaginanya dapat mengeluarkan cairan akibat pengaruh hormone yang dihasilkan oleh plasenta atau urin 
  4. Pada gadis muda, keputihan dialami sebelum masa pubertas, biasanya gejala ini akan hilang dengan sendirinya.

Adapun penyebab keputihan antara lain: 

  1. Sering memakai tissue saat membasuh bagian kewanitaan, sehabis buang air kecil maupun buang air besar 
  2. Memakai pakaian dalam yang ketat dari bahan sintetis 
  3. Sering menggunakan WC Umum yg kotor 
  4. Tidak mengganti panty liner 
  5. Membilas vagina dari arah yang salah. Yaitu dari ke arah anus ke arah depan vagina 
  6. Sering bertukar celana dalam/handuk dgn orang lain 
  7. Kurang menjaga kebersihan vagina 
  8. Kelelahan yang amat sangat 
  9. Stress 
  10. Tidak segera mengganti pembalut saat menstruasi 
  11. Memakai sembarang sabun untuk membasuh vagina 
  12. Tidak mejalani pola hidup sehat (makan tidak teratur, tidak pernah olah raga, tidur kurang) 
  13. Tinggal di daerah tropis yang lembap 
  14. Lingkungan sanitasi yang kotor. 
  15. Sering mandi berendam dengan air hangat dan panas. Jamur yang menyebabkan keputihan lebih mungkin tumbuh di kondisi hangat. 
  16. Sering berganti pasangan dalam berhubungan sex 
  17. Kadar gula darah tinggi 
  18. Hormon yang tidak seimbang 
  19. Sering menggaruk vagina

Untuk mencegah keputihan, perhatikan cara-cara sebagai berikut: 

  1. Menjaga kebersihan di daerah vagina dan sekitarnya. Jangan menggunakan sabun yang terlalu keras, atau pH-nya basa. Gunakan sabun yang telah direkomendasikan oleh dokter, yang memiliki pH seimbang. 
  2. Sebaiknya tidak menggunakan pembilasan vagina secara mendalam bila tidak ada indikasi. Karena justru membunuh bakteri yang dibutuhkan dan mencegah terbentuknya flora normal didalam vagina. Flora normal justru membuat suasana menjadi asam. Suasana asam itulah yang sebetulnya merupakan pertahanan didalam vagina, supaya sumber penyakit tidak dapat hidup nyaman. Jika PH di naikkan menjadi basa atau netral maka bakteri patogen dapat hidup nyaman dan berkembang biak. 
  3. Pasangan seksual juga harus menjaga kebersihan kelamin. Jangan menularkan penyakit ke pasangannya. 
  4. Biasakan membasuh vagina dengan cara yang benar, yaitu dengan gerakan dari depan kebelakang. Cuci dengan air bersih setiap buang air dan mandi. Membasuh vagina lebih sering dalam satu hari sangat membantu mngurangi kelembaban karena akan menghilangkan sisa cairan, kotoran, dan keringat. Lebih di anjurkan tidak menggunakan cairan pembersih, cukup dengan sabun biasa seperti digunakan untuk mandi. Sebab beberapa pembilas vagina yang mengandung desinfektan justru akan mematikan flora (bakteri) normal yang dibutuhkan untuk menjaga pertahanan pada vagina. Biasakan mencuci tangan sebersih-bersihnya sebelum digunakan untuk membasuh. 
  5. Menggunakan pantyliner harus diganti 3 – 4 jam. Pantyliner yang sudah basah justru dapat menjadi sarang bakteri karena telah lembab. Prinsipnya, sering-seringlah mengganti pantyliner. 
  6. Saat menstruasi, pembalut juga harus diganti sesering mungkin. Darah merupakan media yang baik untuk pertumbuhan kuman. 
  7. Hindari terlalu sering menggunakan bedak talk di sekitar vagina, tisu harum atau tisu toilet, hal itu akan membuat vagina kerap teriritasi 
  8. Hindari suasana vagina lembab berkepanjangan karena pemakaian celana dalam yang basah, jarang di ganti, tidak menyerap keringat, atau memakai celana jins terlalu ketat. 
  9. Perhatikan kebersihan lingkungan. Keputihan bisa timbul lewat air yng tidak bersih, jadi bersihkan bak mandi, ember, ciduk, menara air dan bibir kloset dengan antiseptik untuk menghindari berkembangbiaknya kuman.

Wanita yang mengalami keputihan ini tidak perlu melakukan pengobatan. Perawatan cukup dengan air rebusan daun sirih atau sabun-sabun pembersih vagina yang banyak dijual di pasaran. Akan tetapi, penggunaan sabun ini tidak boleh berlebihan karena dapat mematikan flora doderleins yang berguna untuk menjaga tingkat keasaman di dalam vagina.