Saturday, July 14, 2012

Manfaat Mengkudu

Kalau sudah mendengar dengan buah mengkudu, maka anda berpikir dengan baunya tak sedap, rasanya yang tidak mengenakkan. Tapi buah mengkudu ini dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit seperti sakit kuning, influenza, demam, hipertensi, sakit perut, batuk, dan menghilangkan sisik pada kaki. Ada beberapa manfaat mengkudu yang bisa anda buat untuk beberapa penyakit sebagai berikut.

Untuk Sakit Kuning
Siapkan 2 buah mengkudu yang sudah masak dan 1 potong gula batu. Caranya buah mengkudu diperas lalu ambil airnya, lalu campurkan dengan madu aduk sampai merata dan saring. Minum dan diulangi dua kali sehari.

Demam (Masuk Angin dan Influenza)
Rebus satu buah mengkudu dan satu rimpang kencur dengan dua gelas air, masak hingga mendidih dan menyisakan 1 gelas saja, lalu saring. Minum dua kali sehari pagi dan sore.

Hipertensi
Ambil 2 buah mengkudu lalu diperas untuk diambil airnya. Kemudian campurkan dengan madu sampai merata dan saring. Minumlah dua kali sehari.

Sakit Perut
Ambil 2-3 lembar daun mengkudu kemudian daun ditumbuk hingga halus, tambahkan sedikit garam dan diseduh dengan air panas. Setelah dingin, saring dan siap untuk diminum.

Batuk
Satu buah mengkudu dan 1/2 genggam daun poo (bujanggut). Kedua bahan tersebut direbus dengan gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Kemudian disaring, di minum pagi dan sore.

Menghilangkan Sisik pada Kaki
Buah mengkudu yang sudah masak digosokkan pada bagian kaki yang bersisik tersebut hingga merata. Biarkan selama kurang lebih 5-10 menit. Kemudian bersihkan dengan kain bersih yang sudah dibasahi dengan air hangat.

Nah, itulah tadi beberapa manfaat mengkudu yang bisa anda coba buat. Jadi jangan takut lagi dengan masalah baunya, tapi takutlah dengan penyakit anda yang sampai sekarang tidak kunjung-kunjung untuk sembuh. Selama kita mau berusaha Insya Allah penyakit tersebut bisa disembuhkan. Selain manfaat mengkudu, anda juga bisa membaca info mengenai manfaat pisang di blog ini.

Tuesday, July 10, 2012

Tanda-Tanda Melahirkan

Tanda-tanda melahirkan sangat perlu untuk diketahui bagi para ibu hamil. Apalagi para ibu yang usia kandungannya sudah memasuki bulannya. Maka itu kita harus mengetahui tanda-tanda melahirkan supaya kita dapat mengantisipasi sebelum terjadi yang tidak diinginkan.

Tanda-tanda melahirkan merupakan isyarat bahwa proses melahirkan sudah hampir terjadi, dengan demikian kita harus cepat-cepat ke rumah sakit persalinan untuk ditangani oleh dokter maupun bidan.

Pada umumnya, pada saat ibu ingin melahirkan ditandai dengan kontraksi atau terjadi kejang di bagian perut. Kontraksi ini disertai dengan sakit dipinggang dan paha serta rasa mulas. Kontraksi akan muncul dan hilang secara teratur dengan frekuensi makin lama makin meningkat. Intensitas kontraksi merupakan istilah yang menunjukkan ukuran membukanya jalan lahir, yang diukur dengan jari atau centimeter. Pembukaan jalan lahir ini mulai dari pembukaan 1 sampai pembukaan 10.

Berikut ini beberapa tanda-tanda melahirkan yang pada umumnya dialami para ibu hamil.
  • Terjadinya kontraksi secara terus menerus hingga bayi lahir yang disertai dengan rasa sakit, kejang atau nyeri yang semakin lama semakin meningkat. Rasa sakit yang dirasakan dimulai dari bagian atas rahim hingga bagian bawah tulang kemaluan. Dan biasanya kontraksi ini akan hilang dan datang lagi secara teratur. Jika kontraksi terjadi setiap kisaran 5 menit, itu berarti kalau bayi dalam perut siap untuk dilahirkan.
  • Dibagian kemaluan akan mengeluarkan lendir dan darah yang diakibatkan dorongan bayi pada saat kontraksi yang membuka mulut rahim.
  • Dengan terjadi dorongan pada saat kontraksi mengakibatkan pula ketuban pecah dan mengeluarkan cairan jernih, putih kekuningan dalam jumlah banyak. Tapi perlu anda ketahui bahwa tentang adanya kontraksi palsu, yang bukan merupakan pertanda akan melahirkan. Kontraksi palsu ini biasanya bertujuan untuk menyiapkan mulut lahir untuk membesar dan meningkatkan aliran darah di dalam plasenta (ari-ari).

Itulah tadi beberapa tanda-tanda melahirkan secara umum. Semoga info yang kami berikan dapat memberikan masukan atau solusi bagi ibu hamil yang melahirkan buah hatinya. Tak ketinggalan, mungkin ada baiknya anda juga membaca artikel ini tentang diabetes melitus.

Wednesday, July 4, 2012

Waspadai Penyakit Lupus

Ternyata ada penyakit lebih berbahaya lagi selain kanker yakni penyakit lupus. Mungkin anda bertanya-tanya seperti apa penyakit lupus itu? Menurut istilah dalam bahasa latin lupus berarti "Anjing Hutan". Merupakan penyakit kelainan pada kulit, dimana disekitar pipi dan hidung akan terlihat kemerah-merahan. Panas dan rasa lelah berkepanjangan, kemudian dibagian bawah wajah dan lengan terlihat bercak-bercak merah. Tidak hanya itu, penyakit ini dapat menyerang seluruh organ tubuh lainnya.


Penyakit ini biasa dikenal dengan nama Lupus Eritomatosus Sistemik (LES) atau Lupus. Dimana Eritomatosus sendiri bermakna kemerahan dan Sistemik artinya menyebar luas keberbagai organ tubuh. Gejala-gejala penyakit ini pada umumnya adalah sebagai berikut:

  • Terjadinya gangguan pencernaan, dan kulit akan mudah gosong apabila terkena sinar matahari.
  • Badan akan terasa lemah, demam, pegal-pegal. Gejala ini didapat pada masa aktif dan pada saat masa nonaktif akan menghilang.
  • Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Lupus.
  • Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit Lupus ini.
  • Rambut mengalami kerontokan.

Penyakit lupus ini dapat menyerang siapa saja dan para peneliti masih menindak lanjuti penyebab penyakit ini. Menurut perkiraan para ilmuwan bahwa hormon wanita (hormon estrogen) mungkin ada hubungannya dengan penyebab penyakit lupus karena dari fakta yang ada diketahui bahwa 9 dari 10 orang penderita penyakit lupus adalah wanita. Yang memicu penyakit lupus adalah lingkungan, stress, obat-obatan tertentu, infeksi, dan paparan sinar matahari.

Penyakit lupus sendiri terdiri beberapa jenis, yakni:
  1. Drug Induced Lupus (DIL), timbul karena menggunakan obat-obatan tertentu. Setelah pemakaian dihentikan, umumnya gejala akan hilang. 
  2. Cutaneus Lupus : Seringkali disebut discoid yang mempengaruhi kulit.
  3. Systemic Lupus Erythematosus (SLE) yang menyerang organ tubuh seperti kulit, persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak, dan syaraf.

    Kini penyakit lupus sudah menyerang hampir melebihi 5 juta orang penderita. Maka sudah sepatutnya kita harus mewaspadai penyakit lupus ini. Demikianlah penjelasan kami mengenai penyakit lupus mudah-mudahan memberikan pengetahuan tentang penyakit satu ini. Anda bisa membaca info kesehatan lainnya mengenai diabetes melitus.

    Monday, July 2, 2012

    Manfaat Pepaya Untuk Perawatan Kulit

    Dalam merawat kulit tidaklah harus mengeluarkan dana yang besar, karena banyak cara alami yang mudah dan murah untuk merawat kulit anda. Buah pepaya yang selama ini kita konsumsi sebagai hidangan penutup, ternyata memiliki manfaat yang baik untuk kulit kita. Karena pepaya memiliki kandungan vitamin, protein dan juga mineral.

    Untuk pepaya yang matang sangat bagus untuk pengelupasan kulit supaya kulit lebih bercahaya dan cocok untuk semua jenis kulit. Dan untuk pepaya mentah sangat cocok untuk meremajakan kulit anda. Mungkin anda ingin tahu tentunya bagaimana mengolahnya untuk perawatan kulit kita? Info kesehatan akan memberikan resepnya dalam mengolah pepaya untuk perawatan kulit anda.

    Untuk Kulit Bersinar
    Caranya sangat mudah, cukup anda menghaluskan 1/2 cangkir pepaya lalu dicampurkan dengan 4 sendok teh air jeruk, 4 sendok teh jus wortel, 1 sendok teh madu. Lalu oleskan dikulit anda sambil dipijat-pijat dibagian wajah dan leher, diamkan beberapa menit. Lalu bilas atau bersihkan dengan air dan perhatikan, kulit anda akan tampak bercahaya.

    Untuk Keremajaan Kulit
    Caranya juga tidak terlalu sulit tidak jauh dengan untuk kulit bersinar. Anda cukup siapkan 1/2 cangkir pepaya matang yang sudah dihaluskan, 1/4 cangkir santan, 1/4 cangkir bubuk gandum. Campurkan semua bahan-bahan tadi hingga rata, lalu usapkan pada wajah dan leher dengan lembut dan biarkan selama 5 menit. Setelah itu, bersihkan dengan susu, dilanjutkan dengan air. Maka kulit anda akan kelihatan bercahaya.

    Jadi semua anda bisa lakukan secara rutin pagi maupun malam hari. Sesungguhnya manfaat pepaya tidak hanya untuk kulit saja tapi masih banyak manfaat lain yang bisa anda dapatkan dari buah pepaya ini khususnya untuk kesehatan kita tentunya.

    Demikianlah pembahasan kami tentang manfaat pepaya. Untuk info mengenai penyakit diabetes melitus anda bisa dapatkan diblog ini juga.